Thursday, March 10, 2011

Modif Kaca Spion Satria F150

                  Kaca spion bawaan Satria F150 terlalu panjang batangnya, kurang sip untuk di ajak selip-selip ditengah kemacetan kota.
 Kaca spion bawaan Satria F150 terlalu panjang batangnya, kurang sip untuk di ajak selip-selip ditengah kemacetan kota.

Langkah yang harus kita persiapkan adalah sbb:
  • Kaca spion variasi (batangnya), sesuaikan ujungnya dengan bawaan pabrik atau seperti pada gambar.
  • Penggaris plastik tipis
  • Tang & Kunci pas 14

Sebelum kita modif batang spion terlebih dahulu kita melepaskan kaca spion, Bakar kaca hingga panas (kira-kira panas aja). Congkel dengan menggunakan penggarisan plastik tipis.
  width : 128          width : 128

Setelah lepas pasang batang baru dan kuatkan mur dari dalam hingga kencang. Kemudian panaskan kembali dudukan kaca dan pasang kembali kaca ketempatnya.
  width : 128           width : 128

Holaaaaa............... kaca spion modif udah jadi, terlihat lebih cute kan? :D

Tuesday, March 8, 2011

Spesifikasi Bajaj Pulsar 220 | Spek dan Harga Motor Terbaru 2011

Spesifikasi Bajaj Pulsar 220 | Spek dan Harga Motor Terbaru 2011 - Bajaj kian serius membidik segmen motor premium. Kali ini lewat Pulsar 220. Motor terbaru Pulsar itu di peta persaingan akan head to head dengan Honda Tiger dan Yamaha Scorpio.


Pulsar 220 dibanderol Rp 18,6 juta on the road (wilayah Jakarta). Motor ini punya beberapa fitur menarik. Di antaranya panel instrumen yang mengombinasikan peraga analog (tachometer) dan digital (speedometer). Informasi yang ditampilkan ialah dua trip meter, indikator bensin, kecepatan, saringan udara, suhu oli, volume oli, dan baterai.

Masih di panel instrumen, untuk keamanan, ditanamkan pula indikator standar samping yang menyala jika belum ditekuk ke dalam (saat berkendara). Lampu sein dilangkapi dengan sensor otomatis yang bisa mati setelah kita selesai membelokkan setang, mirip dengan yang digunakan pada mobil. Lainnya, lampu utama (headlights) bergaya proyektor mirip dengan yang digunakan mobil-mobil mewah keluaran terkini.

Spesifikasi:

Dimensi
Panjang: 2.035 mm
Lebar: 750 mm
Tinggi: 1.165 mm
Berat: 150 kg
Jarak sumbu roda: 1.350 mm
Jarak terendah: 165 mm
Ketinggian sadel: 795 mm

Mesin
Tipe: 1-sil, 4-langkah, pendingin udara
Diameter x langkah: 67 x 62,4 mm
Kapasitas : 220 cc
Katup per silinder: 2
Sistem pasokan bahan bakar: Karburator-UCAL UCD 32

Sasis
Suspensi depan: Teleskopik 130 mm
Suspensi belakang: Nitrogen, travel 90 mm
Rem depan: Cakram 260 mm
Rem belakang: Cakram 230 mm
Ban depan: 90/90x17" (tubeless, kompon lunak)
Ban belakang: 120/80x17" (tubeless, kompon lunak )
Tangki bensin: 15 liter




Merawat As Roda Penggerak Mobil FWD


duniaOTO.com - JAMAKNYA mobil penumpang jenis sedan, selalu menggunakan sistem penggerak roda depan. Maklum, metoda ini memang memiliki banyak kelebihan dibanding cara konvensional yang menggunakan penggerak roda belakang. Selain dapat mereduksi efek oversteering, mobil yang menggunakan sistem FWD juga lebih sederhana konstruksinya. Soalnya, transmisi dan gardannya dapat dibuat menjadi satu kesatuan sehingga lebih menghemat biaya.

Cuma persoalnya, poros atau as penggerak roda depan ini memang sering bermasalah. Pasalnya, pusat tumpuan dan perputaran roda ini memang memiliki konstruksi rada rumit agar dapat mengantisipasi gerakan turun naik dan harus didesain agar memungkinkan roda depan dapat dibelokkan. Itu sebabnya, as roda depan ini selalu dilengkapi dengan sambungan khusus yang lazim disebut dengan velocity joint atau semacam cross joint yang jamak digunakan pada mobil penggerak roda belakang.

Pada titik sambungan inilah sering bermasalah. Misalnya, karet boot as rodanya pecah. Kalau, dibiarkan terus, maka debu, pasir, atau kotoran lain akan masuk ke dalam bola baja sambungan yang harganya cukup mahal itu. Tentu saja, si bola baja itu dijamin rusak dalam tempo tak beberapa lama. Lantaran itu, segera ganti karet boot as roda itu bila ternyata bocor tau sobek. Coba, cek dulu pada mobil Anda!

MOBIL HIBRIDA: Menangkap Energi Sisa

duniaOTO.com - Mobil hibrida telah memberikan jawaban pasti untuk meselaraskan antara kebutuhan trasportasi dengan lingkungan hidup. Selain hemat, juga sangat bersahabat.

Hibrida bukan monopoli istilah di sektor pertanian. Fakta itu dapat Anda temukan pada Gaikindo Auto expo ke 10 yang digelar di Balai Sidang Jakarta Convention Center, 6-12 September lalu. Pada pameran mobil kali ini PT. Toyota Astra Motor, agen tunggal Toyota, mempertontonkan mobil hibrida, namanya Toyota Prius. Seperti halnya muasal kelapa atau jagung hibrida, pengembangan Prius juga berawal dari pemikiran untuk menghasilkan mobil dengan varitas pilihan. Utamanya bila ditilik dari sumber tenaga yang digunakan.

Di bawah kap mesin mobil ini tersimpan dua pemasok tenaga: mesin bensin 1.500cc dan motor listrik. Ya lantaran itu Prius lantas disebut mobil hibrida. Mobil dengan dua sumber tenaga yang keduanya memiliki keunggulan masing-masing. Mesin bensin memiliki kelebihan di faktor keluwesan penggunaannya, sedang motor listrik dibilang unggul lantaran tidak menghasilkan emisi gas buang. Kedua keunggulan itu lantas dikawin silangkan.

Kini, beberapa pabrikan mobil tengah giat mengembangkan mobil semacam ini untuk menselaraskan antara kebutuhan sarana transpotasi umat manusia dengan alam sekitar. Caranya, dengan mengabungkan dua sistem pemasok tenaga untuk mendapatkan penghematan bahan bakar berlipat ganda dan emisi gas buang yang sangat bersih, tapi masih luwes dikendarai dimanapun.

Salah satu pabrikan yang telah berhasil mewujudkan mobil impian masa depan itu adalah Toyota. Tiga tahun lalu, tepatnya Desember 1997, pabrik mobil nomor satu di negeri Sakura ini telah memulai memasarkan mobil bertenaga ganda itu ke pasar lokal. Hasilnya sungguh fantastik. Selain mampu menjawab tantangan kebersihan lingkungan yang dibakukan dalam J-ULEV (Japan Ultra Low Emission Vehicle), Prius juga telah mendapat pengakuan dunia sebagai produk yang akrab lingkungan.

Menurut klaim Toyota, konsumsi bahan bakar Prius mencapai 29km/liter atau dua kali lebih efisien dibanding mobil konvensional. Sedang polusi gas buangnya dapat dibikin 90% lebih bersih dari regulasi yang diberlakukan di negeri Jepang. Lantas, apa rahasianya? Salah satunya dengan memasang mesin efisiensi tinggi. Sebagai pemasok tenaga pertama, Toyota mendaulat mesin twincam (DOHC: Double Overhead Camshaft) berkapasitas 1.500cc tipe 1NZ-FXE yang dilengkapi dengan teknologi VVT-i (Variable Valve Timing intelligent). Yakni, teknologi pengaturan waktu pembukaan dan penutupan katup masuk dan katup buang pada mesin itu untuk mengkopromuikan antara respon akselerasi, hemat bahan bakar, dan pengurangan emisi gas buang.

Upaya lain yang dilakukan Toyota untuk menekan konsumsi bahan bakar Prius adalah mematikan mesin selagi mobil berhenti dan deselerasi. Saat berjalan pertama kali, Prius hanya mengandalkan sumber tenaga motor listrik yang mendapat catu daya dari bateri jenis nickel-metal hydride. Hal yang sama juga terjadi selagi mobil masih berjalan lambat hingga kecepatan sedang. Pada pengendaraan normal, mesin bensin segara mengambil alih. Kali ini mesin bensin itu akan memutar roda secara langsung melalui hubungan mekanis dan memutar generator untuk menghidupkan motor listrik. Ketika mobil butuh tenaga ekstra, misalnya untuk berakselerasi atau berjalan menanjak, baterai akan difungsikan untuk menambah tenaga. Sehingga, kinerja mobil ini menjadi sangat bagus lantaran digerakkan oleh dua sumber tenaga: ya mesin bensin, juga motor listrik.

Yang menarik lagi ketika mobil ini diperlambat, misalnya direm, berjalan menurtuin, atau pedal gasnya dilepas. Pada keadaan ini sistem rem regeneratif akan menagkap energi dari roda yang menggelinding . Caranya, motor listrik akan berubah secara otomatis menjadi generator untuk mengkonversi energi kinetik menjadi aliran listrik yang bakal disimpan di dalam baterai. Untuk kondisi pengendaraan ini mesin bensin dan generator bakal dimatikan agar terjadi penghematan bahan bakar dan penurunan emisi secara signifikan. Untuk selanjtnya, ketika muatan energi listrik di dalam baterai mulai menurun, secara otomatis mesin beranjak hidup memutar generator untuk mensuplai arus listrik baterai.

Lantas, apakah Prius telah layak disebut mobil hijau (baca: ramah lingkungan) yang sempurna? "Mungkin belum. Tapi setidaknya telah menjadi langkah besar yang layak ditindak lanjuti," sebut Akihiro Wada, wakil direktur eksekutif untuk pengembangan teknologi dan produksi Toyota Motor Corporation. Sejauh ini, lanjut Akihiro, Prius baru terbukti mampu menghemat konsumsi bahan bakar untuk pengendaraan dalam kota. Sedang pada pengendaraan luar kota, yang membutuhkan pasokan tenaga cukup, masih perlu pengembangan lebih lanjut. Meski begitu, Prius tergolong mobil masa depan yang telah layak diproduksi masal untuk bersaing dengan mobil konvensional. Pasalnya, kata Wada, modelnya menarik, hingga memiliki prospek yang bakal mendatangkan keuntungan.

Terlepas dari aspek bisnis yang sedang diteropong TMC, yang pantas dicatat di dalam buku sejarah otomotif adalah kepeloporannya. Yang terpenting,diabad ini telah ada yang memulai untuk mengkreasi secara nyata mobil ramah lingkungan layak produksi. Hasilnya memang belum maksimal, tapi akan menjadi langkah awal yang sangat berarti.

Mobil Berbahan Bakar Detergent

duniaOTO.com - Lagi-lagi Chrysler membuat terobosan baru. Kali ini masih soal pengembangan mobil dengan emisi nol (zerro emision). Teknologi baru ini akan digunakan untuk mobil minivan. Dengan teknologi ini, mobil tak lagi mengandalkan bahan bakar dari fosil. Mereka memanfaatkan senyawa campuran dari natrium dan hidrogen yang didapat dari proses kimiawi sodium borohidrat. Senyawa hasil akhir berupa kandungan kimia yang jenisnya “dekat” dengan borax seperti yang biasa digunakan sebagai campuran detergent.

Untuk memisahkan kandungan hidrogen dari sodium borohidrat, mereka akan menggunakan katalis khusus yang dikembangkan Millennium Cell (MC). MC adalah perusahaan pengolah sejumlah senyawa kimia yang berbasis di Eatontown, New Jersey, Amerika Serikat. Untuk melakukan katalisasi sodium borohidrat tersebut dapat dilakukan dalam sebuah reaktor besar, tapi ini masih sebatas ide.

Setelah melalui serangkaian proses uji coba, ternyata Minivan dapat berjalan sejauh 300 mil dengan menggunakan 54 galon sosium borate sebagai bahan dasar awal yang kemudian dikonversi menjadi turunan natrium dan hidrogen. Dengan temuan ini, menurut Moore, salah seorang teknisi dari Chrysler, nantinya akan diperlukan stasiun pompa bensin yang sekaligus mempunyai instalasi pengolahan senyawa “deterjen” ini. Hmm, hebat juga mobil ini.

Friday, February 25, 2011

Kawasaki Ninja ZX-6R dan ER6-R | Spesifikasi dan Harga

Kawasaki Ninja ZX-6R dan ER6-R | Spesifikasi dan Harga - Kawasaki segera meluncurkan sport terbaru mereka yakni Ninja ZX-6R dan ER6-R. Kabarnya, kedua motor baru tersebut akan dilaunching pertengahan dan akhir tahun ini.


Spesifikasi ER6-R: kapasitas mesin 649 cc, dua silinder, fuell injection, liquid cooled yang digabungkan transmisi 6 percepatan mampu menghasilkan tenaga sebesar 53 kw pada 8.500 rpm, dengan torsi 66 Nm pada 7.000 rpm. Harga: Rp 180 juta.


Spesifikasi Ninja ZX-6R: kapasitas mesin 599 cc, didukung 16 katup dengan transmisi enam percepatan, kecepatan maksimal 200 km/jam dengan torsi maksimal mencapai 65,68 Nm pada putaran 10.000 rpm. Harga: Rp 230 juta.



Spesifikasi dan Harga Honda CBR 250 R

Spesifikasi dan Harga Honda CBR 250 R - Honda CBR 250 R akhirnya resmi diluncurkan. Acara peluncuran digelar di Hotel Mandarin, Jakarta Pusat, hari ini (25/2). Penasaran dengan harga dan spesifikasinya?


Mootor sport terbaru Honda itu dibanderol Rp 39,9 juta untuk varian tanpa rem ABS dan Rp 46,5 juta dengan ABS on the road di Jakarta.

Spesifikasi
Nama Pemasaran: CBR 250 R
Tipe Model: Honda MC41 Dimensi (mm)
Panjang: 2.035
Lebar: 720
Tinggi: 1.125
Jarak sumbu roda: 1.370
Ground Clearance: 145
Tinggi sadel: 780
Berat: 161 kg (standar), 165 (ABS)

Mesin
Tipe: CS250RE, 4-langkah, satu sillinder, DOHC, pendingin cairan
Kapasitas: 249 cc
Diameter x langkah: 76,0 x 55,0 mm
Perbandingan kompresi: 10,7
Sistem pasokan bahan bakar: Sistem injeksi bensin diprogram (PGM-FI)
Tipe starter: Swa-starter
Pengapian: Transistor
Tipe pelumasan: Basah
Kapasitas tangki bensin: 13 liter

Pemindah tenaga
Tipe kopling: Multi-pelat basah dengan per koil
Transmisi: Konstan-mesh, 6-percepatan
Perbandingan gigi reduksi: (primer, sekunder) 2,808/2,714
Sudut kaster/trail: (mm) 25 derajat 00’ 95
Ukuran ban: Depan 110/70-17M/C, Belakang 140/70-17M/C
Rem: Depan cakram hidraulik, Belakang cakram hidraulik
Suspensi: Depan Teleskopik, Belakang Mono (Pro-Link, lengan ayun)
Tipe rangka: Diamond