Friday, March 11, 2011

Karburator....???? apa itu??? -_-

Karburator adalah sebuah alat yang mencampur udara dan bahan bakar untuk sebuah mesin pembakaran dalam. Karburator masih digunakan dalam mesin kecil dan dalam mobil tua atau khusus seperti yang dirancang untuk balap mobil stock. Kebanyakan mobil yang diproduksi pada awal 1980-an telah menggunakan injeksi bahan bakar elektronik terkomputerisasi. Mayoritas motor masih menggunakan karburator dikarenakan lebih ringan dan murah, namun pada 2005 sudah banyak model baru diperkenalkan dengan injeksi bahan bakar.

Sejarah dan Pengembangan

Karburator pertama kali ditemukan oleh Karl Benz pada tahun 1885 dan dipatenkan pada tahun 1886. Pada tahun 1893 insinyur kebangsaan Hungaria bernama János Csonka dan Donát Bánki juga mendesain alat yang serupa. Adalah Frederick William Lanchester dari Birmingham, Inggris yang pertama kali bereksperimen menggunakan karburator pada mobil. Pada tahun 1896 Frederick dan saudaranya membangun mobil pertama yang menggunakan bahan bakar bensin di Inggris, bersilinder tunggal bertenaga 5 hp (4 kW), dan merupakan mesin pembakaran dalam (internal combution). Tidak puas dengan hasil akhir yang didapat, terutama karena kecilnya tenaga yang dihasilkan, mereka membangun ulang mesin tersebut, kali ini mereka menggunakan dua silinder horisontal dan juga mendisain ulang karburator mereka. Kali ini mobil mereka mampu menyelesaikan tur sepanjang 1.000 mil (1600 km) pada tahun 1900. Hal ini merupakan langkah maju penggunaan karburator dalam bidang otomotif
Karburator umum digunakan untuk mobil berhahan bakar bensin sampai akhir 1980-an. Setelah banyak kontrol elektronik digunakan pada mobil, penggunaan karburator mulai digantikan oleh sistem injeksi bahan bakar karena lebih mudah terintegrasi dengan sistem yang lain untuk mencapai efisiensi bahan bakar.

Desain

Karburator dapat dikelompokan menurut arah aliran udara, barel dan tipe venturi. Tiap-tiap karburator mengkombinasikan ketiganya dalam desainnya.

Arah aliran udara







  • Aliran turun (downdraft), udara masuk dari bagian atas karburator lalu keluar melalui bagian bawah karburator.



  • Aliran datar (sidedraft), udara masuk dari sisi samping dan mengalir dengan arah mendatar lalu keluar lewat sisi sebelahnya.


  • Aliran naik (updraft), kebalikan dari aliran turun, udara masuk dari bawah lalu keluar melalui bagian atas.

    Barel

    Barel adalah saluran udara yang didalamnya terdapat venturi.
    1. Single barel, hanya memiliki satu barel. Umumnya digunakan pada sepeda motor atau mobil dengan kapasitas mesin kecil.
    2. Multi barel, memimiliki lebih dari satu barel (umumnya dua atau empat barel), untuk memenuhi kebutuhan akan aliran udara yang lebih besar terutama untuk mesin dengan kapasitas mesin yang besar.

    Venturi

    1. Venturi Tetap, pada tipe ini ukuran venturi selalu tetap. Pedal gas mengatur katup udara yang menentukan besarnya aliran udara yang melewati venturi sehigga menentukan besarnya tekanan untuk menarik bahan bakar.
    2. Venturi bergerak, pada tipe ini pedal gas mengatur besarnya venturi dengan menggunakan piston yang dapat naik-turun sehingga membentuk celah venturi yang dapat berubah-ubah. Naik-turunnya piston venturi ini disertai dengan naik-turunnya needle jet yang mengatur besarnya bahan bakar yang dapat tertarik serta dengan aliran udara. Tipe ini disebut juga "tekanan tetap" karena tekanan udara sebelum memasuki venturi selalu sama.

    Prinsip Kerja

    Pada dasarnya karburator bekerja menggunakan Prinsip Bernoulli: semakin cepat udara bergerak maka semakin kecil tekanan statis-nya namun makin tinggi tekanan dinamis-nya. Pedal gas pada mobil sebenarnya tidak secara langsung mengendalikan besarnya aliran bahan bakar yang masuk kedalam ruang bakar. Pedal gas sebenarnya mengendalikan katup dalam karburator untuk menentukan besarnya aliran udara yang dapat masuk kedalam ruang bakar. Udara bergerak dalam karburator inilah yang memiliki tekanan untuk menarik serta bahan bakar masuk kedalam ruang bakar.
    Kebanyakan mesin berkarburator hanya memiliki satu buah karburator, namun ada pula yang menggunakan satu karburator untuk tiap silinder yang dimiliki. Bahkan sempat menjadi trend modifikasi sepeda motor di Indonesia penggunaan multi-carbu (banyak karburator) namun biasanya hal ini hanya digunakan sebagai hiasan saja tanpa ada fungsi teknisnya. Mesin-mesin generasi awal menggunakan karburator aliran keatas (updraft), dimana udara masuk melalui bagian bawah karburator lalu keluar melalui bagian atas. Keuntungan desain ini adalah dapat menghindari terjadinya mesin banjir, karena kelebihan bahan bakar cair akan langsung tumpah keluar karburator dan tidak sampai masuk kedalam intake mainfold; keuntungan lainnya adalah bagian bawah karburator dapat disambungkan dengan saluran oli supaya ada sedikit oli yang ikut kedalam aliran udara dan digunakan untuk membasuh filter udara; namun dengan menggunakan filter udara berbahan kertas pembasuhan menggunakan oli ini sudah tidak diperlukan lagi sekarang ini.
    Mulai akhir 1930-an, karburator aliran kebawah (downdraft) dan aliran kesamping (sidedraft) mulai popouler digunakan untuk otomotif.

    Operasional

    Pada setiap saat beroperasinya, karburator harus mampu:
    • Mengatur besarnya aliran udara yang masuk kedalam ruang bakar
    • Menyalurkan bahan bakar dengan jumlah yang tepat sesuai dengan aliran udara yang masuk kedalam ruang bakar sehingga rasio bahan bakar/udara tetap terjaga.
    • Mencampur airan udara dan bahan bakar dengan rata dan sempurna
    Hal diatas bakal mudah dilakukan jika saja bensin dan udara adalah fluida ideal; tapi kenyataannya, dengan sifat alami mereka, yaitu adanya viskositas, gaya gesek fluida, inersia fluida, dan sebagainya karbrator menjadi sangat kompleks dalam mengatasi keadaan tidak ideal ini. Juga karburator harus tetap mampu memproduksi campuran bensin/udara yang tepat dalam kondisi apapun, karena karburator harus beroperasi dalam temperatur, tekanan udara, putaran mesin, dan gaya sentrifugal yang sangat beragam. Karburator harus mampu beroperasi dalam keadaan:
    • Start mesin dalam keadaan dingin
    • Start dalam keadaan panas
    • Langsam atau berjalan pada putaran rendah
    • Akselarasi ketika tiba-tiba membuka gas
    • Kecepatan tinggi dengan gas terbuka penuh
    • Kecepatan stabil dengan gas sebagian terbuka dalam jangka waktu yang lama
    Karburator modern juga harus mampu menekan jumlah emisi kendaraan

    Dasar

    Karburator pada dasarnya merupakan pipa terbuka dikedua ujungnya, dalam pipa ini udara bergerak menuju intake mainfold menuju kedalam mesin/ruang bakar. Pipa ini berbentuk venturi, yaitu dari satu ujung permukaannya lebar lalu menyempit dibagian tengah kemudian melebar lagi di ujung satunya. Bentuk ini menyebabkan kecepatan aliran udara meningkat ketika melewati bagian yang sempit.
    Pada tipe venturi tetap, diujung karburator dilengkapi dengan katup udara berbentuk kupu-kupu yang disebut sebagai throttle valve (katup gas), yaitu semacam cakram yang dapat berputar untuk menutup dan membuka pergerakan aliran udara sehingga dapat mengatur banyaknya campuran udara/bahan bakar yang masuk dalam ruang bakar. Banyaknya campuran udara/bahan bakar inilah yang menentukan besar tenaga dan/atau kecepatan gerak mesin. Pedal gas, atau pada sepeda motor, grip gas dihubungkan langsung dengan katup ini melalui kabel. Namun pada tipe venturi bergerak, keberadaan katup ini tidak ditemukan karena yang mengatur besarnya aliran udara/bahan bakar adalah ukuran venturi itu sendiri yang dapat berubah-ubah. Pedal atau grip gas dihubungkan dengan piston yang mengatur celah sempit dalam venturi
    Bahan bakar disemburkan kepada aliran udara melalui saluran-saluran kecil yang terdapat dalam ruang sempit dalam venturi. Tekanan rendah dari udara yang bergerak dalam venturi menarik bahan bakar dari mangkuk karburator sehingga bahan bakar ini tersembur dan ikut aliran udara. Saluran-saluran ini disebut jet.

    Thursday, March 10, 2011

    Modifikasi Bajaj Pulsar Street Rider 2009


    spesifikasi bajaj pulsar 200 cc: MESIN & TRANSMISI: * Blazon stroke Empat, udara Alam didinginkan / minyak didinginkan. * Jumlah silinder Satu. * Bore 67 mm Prestasi 56,4 mm * Engine displacement 198,8 cc * Kompresi pengaturan 9,5 * + * 0,5: 1 * Pemalasan Percepatan 1.400 * + * 100 rpm. * Maksimum kecakapan bersih 18 Ps (Bajaj abstrak anon katekumen untuk bhp) / 13.25Kw * Maksimum torsi bersih 17,17 Nm/1.75kg * Ignition Digital CDI pengaturan * Ignition Timing 10 ° 1400 rpm 28 ° 3500 rpm * Bensin Fuel Unleaded. UCAL karburator MIKUNI BS29 * Spark Bung: 2Nos. Juara RG4HC (resistif) * Bung Spark gap0.6 sampai 0,8 mm * Pelumasan Basah bah, Paksa * Memulai Listrik Mulai hanya * Kopling Basah, tipe multidisc. * Transmisi 5 percepatan mesh terhubung. * Primer Ringkasan 3,47: 1 (66/19) * 1 26,04 Gear Rasio: 1 (36/13) 2nd 17,67: 1 (32/17) 3 12,97: 1 (29/21) 10.15 4: 1 * (26/24) 5 8,65: 1 (24/26) * Pengaturan Drive Final 2,71: 1 (38/14) CHASSIS & BODY * Frame blazon Double cradle tipe. * Suspensi: Front Telescopic (. Stroke - 130 mm) * Belakang Trailing lengan dengan gas koaksial dibantu peredam kejut hidrolik dan menjalin mata air. * Rem: * Ban: 90x90 X 17, 49P, tubeless * Tekanan Ban: * Rims: Front: 2.50 x 17 * Bahan Bakar catchbasin capacity15 liter. * Kontrol: * Pengarah bar Handle Accelerator Twist jangkar blazon pada adipati tepat menangani tambahan dari bar. Gears bawah Larboard Lever Clutch pedal dioperasikan dioperasikan pada larboard tambahan dari menangani bar. Choke Dorong-Tarik tonjolan pada karburator. Rem Depan: Lever dioperasikan pada tambahan yang tepat menangani bar. Belakang: Pedal dioperasikan dengan berjalan kaki yang sesuai. * Panjang: 2035 mm. * Lebar: 750 mm * Tinggi: 1165 mm. * Roda hina: 1350 mm. * Menghidupkan amfiteater lingkup: 2500 mm. * Ground Clearance: 165mm. * Kendaraan Berat mengekang: 145 Kg * Max. mutlak Berat: 280 Kg. Electricals * Pengaturan 12 Volt (DC) * Baterai 12V 9Ah tipe MF * Kepala lampu 35/35 W pilot lamp (2 nos, 5 W masing-masing) * Tail / stop lamp LED / LED * Lampu Turn menangkap: 10 W * Hidupkan menangkap lampu pilot: LED * Lebih lanjut mengenai sudut indikator lampu: LED * Hi gandar Indikator lampu: LED * Lampu indikator Netral: LED * Speedometer lampu: LCD Display * Lampu Belakang No mangkuk: 5 W * Tanduk: 12 V DC KINERJA * Maksimum percepatan: 130 km / jam dengan penambahan berbeda (68 kg) * Climbing kemahiran: 28% (160)

    Modif Kaca Spion Satria F150

                      Kaca spion bawaan Satria F150 terlalu panjang batangnya, kurang sip untuk di ajak selip-selip ditengah kemacetan kota.
     Kaca spion bawaan Satria F150 terlalu panjang batangnya, kurang sip untuk di ajak selip-selip ditengah kemacetan kota.

    Langkah yang harus kita persiapkan adalah sbb:
    • Kaca spion variasi (batangnya), sesuaikan ujungnya dengan bawaan pabrik atau seperti pada gambar.
    • Penggaris plastik tipis
    • Tang & Kunci pas 14

    Sebelum kita modif batang spion terlebih dahulu kita melepaskan kaca spion, Bakar kaca hingga panas (kira-kira panas aja). Congkel dengan menggunakan penggarisan plastik tipis.
      width : 128          width : 128

    Setelah lepas pasang batang baru dan kuatkan mur dari dalam hingga kencang. Kemudian panaskan kembali dudukan kaca dan pasang kembali kaca ketempatnya.
      width : 128           width : 128

    Holaaaaa............... kaca spion modif udah jadi, terlihat lebih cute kan? :D

    Tuesday, March 8, 2011

    Spesifikasi Bajaj Pulsar 220 | Spek dan Harga Motor Terbaru 2011

    Spesifikasi Bajaj Pulsar 220 | Spek dan Harga Motor Terbaru 2011 - Bajaj kian serius membidik segmen motor premium. Kali ini lewat Pulsar 220. Motor terbaru Pulsar itu di peta persaingan akan head to head dengan Honda Tiger dan Yamaha Scorpio.


    Pulsar 220 dibanderol Rp 18,6 juta on the road (wilayah Jakarta). Motor ini punya beberapa fitur menarik. Di antaranya panel instrumen yang mengombinasikan peraga analog (tachometer) dan digital (speedometer). Informasi yang ditampilkan ialah dua trip meter, indikator bensin, kecepatan, saringan udara, suhu oli, volume oli, dan baterai.

    Masih di panel instrumen, untuk keamanan, ditanamkan pula indikator standar samping yang menyala jika belum ditekuk ke dalam (saat berkendara). Lampu sein dilangkapi dengan sensor otomatis yang bisa mati setelah kita selesai membelokkan setang, mirip dengan yang digunakan pada mobil. Lainnya, lampu utama (headlights) bergaya proyektor mirip dengan yang digunakan mobil-mobil mewah keluaran terkini.

    Spesifikasi:

    Dimensi
    Panjang: 2.035 mm
    Lebar: 750 mm
    Tinggi: 1.165 mm
    Berat: 150 kg
    Jarak sumbu roda: 1.350 mm
    Jarak terendah: 165 mm
    Ketinggian sadel: 795 mm

    Mesin
    Tipe: 1-sil, 4-langkah, pendingin udara
    Diameter x langkah: 67 x 62,4 mm
    Kapasitas : 220 cc
    Katup per silinder: 2
    Sistem pasokan bahan bakar: Karburator-UCAL UCD 32

    Sasis
    Suspensi depan: Teleskopik 130 mm
    Suspensi belakang: Nitrogen, travel 90 mm
    Rem depan: Cakram 260 mm
    Rem belakang: Cakram 230 mm
    Ban depan: 90/90x17" (tubeless, kompon lunak)
    Ban belakang: 120/80x17" (tubeless, kompon lunak )
    Tangki bensin: 15 liter




    Merawat As Roda Penggerak Mobil FWD


    duniaOTO.com - JAMAKNYA mobil penumpang jenis sedan, selalu menggunakan sistem penggerak roda depan. Maklum, metoda ini memang memiliki banyak kelebihan dibanding cara konvensional yang menggunakan penggerak roda belakang. Selain dapat mereduksi efek oversteering, mobil yang menggunakan sistem FWD juga lebih sederhana konstruksinya. Soalnya, transmisi dan gardannya dapat dibuat menjadi satu kesatuan sehingga lebih menghemat biaya.

    Cuma persoalnya, poros atau as penggerak roda depan ini memang sering bermasalah. Pasalnya, pusat tumpuan dan perputaran roda ini memang memiliki konstruksi rada rumit agar dapat mengantisipasi gerakan turun naik dan harus didesain agar memungkinkan roda depan dapat dibelokkan. Itu sebabnya, as roda depan ini selalu dilengkapi dengan sambungan khusus yang lazim disebut dengan velocity joint atau semacam cross joint yang jamak digunakan pada mobil penggerak roda belakang.

    Pada titik sambungan inilah sering bermasalah. Misalnya, karet boot as rodanya pecah. Kalau, dibiarkan terus, maka debu, pasir, atau kotoran lain akan masuk ke dalam bola baja sambungan yang harganya cukup mahal itu. Tentu saja, si bola baja itu dijamin rusak dalam tempo tak beberapa lama. Lantaran itu, segera ganti karet boot as roda itu bila ternyata bocor tau sobek. Coba, cek dulu pada mobil Anda!

    MOBIL HIBRIDA: Menangkap Energi Sisa

    duniaOTO.com - Mobil hibrida telah memberikan jawaban pasti untuk meselaraskan antara kebutuhan trasportasi dengan lingkungan hidup. Selain hemat, juga sangat bersahabat.

    Hibrida bukan monopoli istilah di sektor pertanian. Fakta itu dapat Anda temukan pada Gaikindo Auto expo ke 10 yang digelar di Balai Sidang Jakarta Convention Center, 6-12 September lalu. Pada pameran mobil kali ini PT. Toyota Astra Motor, agen tunggal Toyota, mempertontonkan mobil hibrida, namanya Toyota Prius. Seperti halnya muasal kelapa atau jagung hibrida, pengembangan Prius juga berawal dari pemikiran untuk menghasilkan mobil dengan varitas pilihan. Utamanya bila ditilik dari sumber tenaga yang digunakan.

    Di bawah kap mesin mobil ini tersimpan dua pemasok tenaga: mesin bensin 1.500cc dan motor listrik. Ya lantaran itu Prius lantas disebut mobil hibrida. Mobil dengan dua sumber tenaga yang keduanya memiliki keunggulan masing-masing. Mesin bensin memiliki kelebihan di faktor keluwesan penggunaannya, sedang motor listrik dibilang unggul lantaran tidak menghasilkan emisi gas buang. Kedua keunggulan itu lantas dikawin silangkan.

    Kini, beberapa pabrikan mobil tengah giat mengembangkan mobil semacam ini untuk menselaraskan antara kebutuhan sarana transpotasi umat manusia dengan alam sekitar. Caranya, dengan mengabungkan dua sistem pemasok tenaga untuk mendapatkan penghematan bahan bakar berlipat ganda dan emisi gas buang yang sangat bersih, tapi masih luwes dikendarai dimanapun.

    Salah satu pabrikan yang telah berhasil mewujudkan mobil impian masa depan itu adalah Toyota. Tiga tahun lalu, tepatnya Desember 1997, pabrik mobil nomor satu di negeri Sakura ini telah memulai memasarkan mobil bertenaga ganda itu ke pasar lokal. Hasilnya sungguh fantastik. Selain mampu menjawab tantangan kebersihan lingkungan yang dibakukan dalam J-ULEV (Japan Ultra Low Emission Vehicle), Prius juga telah mendapat pengakuan dunia sebagai produk yang akrab lingkungan.

    Menurut klaim Toyota, konsumsi bahan bakar Prius mencapai 29km/liter atau dua kali lebih efisien dibanding mobil konvensional. Sedang polusi gas buangnya dapat dibikin 90% lebih bersih dari regulasi yang diberlakukan di negeri Jepang. Lantas, apa rahasianya? Salah satunya dengan memasang mesin efisiensi tinggi. Sebagai pemasok tenaga pertama, Toyota mendaulat mesin twincam (DOHC: Double Overhead Camshaft) berkapasitas 1.500cc tipe 1NZ-FXE yang dilengkapi dengan teknologi VVT-i (Variable Valve Timing intelligent). Yakni, teknologi pengaturan waktu pembukaan dan penutupan katup masuk dan katup buang pada mesin itu untuk mengkopromuikan antara respon akselerasi, hemat bahan bakar, dan pengurangan emisi gas buang.

    Upaya lain yang dilakukan Toyota untuk menekan konsumsi bahan bakar Prius adalah mematikan mesin selagi mobil berhenti dan deselerasi. Saat berjalan pertama kali, Prius hanya mengandalkan sumber tenaga motor listrik yang mendapat catu daya dari bateri jenis nickel-metal hydride. Hal yang sama juga terjadi selagi mobil masih berjalan lambat hingga kecepatan sedang. Pada pengendaraan normal, mesin bensin segara mengambil alih. Kali ini mesin bensin itu akan memutar roda secara langsung melalui hubungan mekanis dan memutar generator untuk menghidupkan motor listrik. Ketika mobil butuh tenaga ekstra, misalnya untuk berakselerasi atau berjalan menanjak, baterai akan difungsikan untuk menambah tenaga. Sehingga, kinerja mobil ini menjadi sangat bagus lantaran digerakkan oleh dua sumber tenaga: ya mesin bensin, juga motor listrik.

    Yang menarik lagi ketika mobil ini diperlambat, misalnya direm, berjalan menurtuin, atau pedal gasnya dilepas. Pada keadaan ini sistem rem regeneratif akan menagkap energi dari roda yang menggelinding . Caranya, motor listrik akan berubah secara otomatis menjadi generator untuk mengkonversi energi kinetik menjadi aliran listrik yang bakal disimpan di dalam baterai. Untuk kondisi pengendaraan ini mesin bensin dan generator bakal dimatikan agar terjadi penghematan bahan bakar dan penurunan emisi secara signifikan. Untuk selanjtnya, ketika muatan energi listrik di dalam baterai mulai menurun, secara otomatis mesin beranjak hidup memutar generator untuk mensuplai arus listrik baterai.

    Lantas, apakah Prius telah layak disebut mobil hijau (baca: ramah lingkungan) yang sempurna? "Mungkin belum. Tapi setidaknya telah menjadi langkah besar yang layak ditindak lanjuti," sebut Akihiro Wada, wakil direktur eksekutif untuk pengembangan teknologi dan produksi Toyota Motor Corporation. Sejauh ini, lanjut Akihiro, Prius baru terbukti mampu menghemat konsumsi bahan bakar untuk pengendaraan dalam kota. Sedang pada pengendaraan luar kota, yang membutuhkan pasokan tenaga cukup, masih perlu pengembangan lebih lanjut. Meski begitu, Prius tergolong mobil masa depan yang telah layak diproduksi masal untuk bersaing dengan mobil konvensional. Pasalnya, kata Wada, modelnya menarik, hingga memiliki prospek yang bakal mendatangkan keuntungan.

    Terlepas dari aspek bisnis yang sedang diteropong TMC, yang pantas dicatat di dalam buku sejarah otomotif adalah kepeloporannya. Yang terpenting,diabad ini telah ada yang memulai untuk mengkreasi secara nyata mobil ramah lingkungan layak produksi. Hasilnya memang belum maksimal, tapi akan menjadi langkah awal yang sangat berarti.

    Mobil Berbahan Bakar Detergent

    duniaOTO.com - Lagi-lagi Chrysler membuat terobosan baru. Kali ini masih soal pengembangan mobil dengan emisi nol (zerro emision). Teknologi baru ini akan digunakan untuk mobil minivan. Dengan teknologi ini, mobil tak lagi mengandalkan bahan bakar dari fosil. Mereka memanfaatkan senyawa campuran dari natrium dan hidrogen yang didapat dari proses kimiawi sodium borohidrat. Senyawa hasil akhir berupa kandungan kimia yang jenisnya “dekat” dengan borax seperti yang biasa digunakan sebagai campuran detergent.

    Untuk memisahkan kandungan hidrogen dari sodium borohidrat, mereka akan menggunakan katalis khusus yang dikembangkan Millennium Cell (MC). MC adalah perusahaan pengolah sejumlah senyawa kimia yang berbasis di Eatontown, New Jersey, Amerika Serikat. Untuk melakukan katalisasi sodium borohidrat tersebut dapat dilakukan dalam sebuah reaktor besar, tapi ini masih sebatas ide.

    Setelah melalui serangkaian proses uji coba, ternyata Minivan dapat berjalan sejauh 300 mil dengan menggunakan 54 galon sosium borate sebagai bahan dasar awal yang kemudian dikonversi menjadi turunan natrium dan hidrogen. Dengan temuan ini, menurut Moore, salah seorang teknisi dari Chrysler, nantinya akan diperlukan stasiun pompa bensin yang sekaligus mempunyai instalasi pengolahan senyawa “deterjen” ini. Hmm, hebat juga mobil ini.