Wednesday, August 18, 2010

Spesifikasi dan Harga Yamaha Byson

Spesifikasi dan Harga Yamaha Byson - Misteri sosok dan spesifikasi Byson, sepeda motor sport terbaru Yamaha, akhirnya terjawab. PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) pun memastikan akan segera memperkenalkan produk ini September mendatang.

Image and video hosting by TinyPic

Spesifikasi Yamaha Byson:

Dimensi :
PxLxT : 2.075 mm x 780 mm x 1.045 mm
Jarak sumbu roda : 1.334 mm
Jarak terendah ke tanah : 160 mm
Tinggi tempat duduk : 790 mm
Berat isi : 135 kg
Kapasitas tangki bensin : 12 liter

Mesin :
Tipe mesin : 4 langkah, SOHC, 2 klep, berpendingin udara
Jumlah/posisi silinder : Silinder tunggal/tegak
Volume silinder : 153 cm3
Diameter x langkah : 58,0 x 57,9
Perbandingan kompresi : 9,50:1
Daya maksimum : 10,1 PS / 7.500 rpm
Torsi maksimum : 10,5 Nm / 5.500 rpm
Sistem starter : Elektrik starter dan kick starter
Sistem pelumas : Basah
Kapasitas oli mesin : Total 1,2 liter, pergantian berkala 1 liter
Tipe karburator : Mikuni BS26X1
Tipe kopling : Basah, kopling manual
Tipe transmisi : 5 percepatan (1-N-2-3-4-5)

Rangka :
Tipe rangka : Diamond
Suspensi depan : Teleskopik
Suspensi belakang : Suspensi Monocross
Ban depan : Tubeless 100/80-17M/C 52P
Ban belakang : Tubeless 120/70-17M/C 58P
Rem depan : Cakram
Rem belakang : Tromol

Kelistrikan :
Sistem pengapian DC CDI
Battery : YTZ5S (MF Battery)
Tipe busy : NGK CPR 8EA-9

Harga: Rp 19,8 juta – Rp 20 juta

Friday, July 9, 2010

Rocket Rocker ____ Ingin Hilang Ingatan

Menghilanglah dari kehidupanku….
Enyahlah dari hati yang telah hancur….
Kehadiran sosokmu kian menyiksaku…
Biarkan disini ku menyendiri

Pergilah bersamanya disana…
Dengan dia yang ada segalanya…
Bersenang-senanglah sepuasnya…
Biarkan disini ku menyendiri

Terlintas keinginan untuk dapat
hilang ingatan agar semua terlupakan….
Dan ku berlari sekencang-kencangnya
Tuk melupakanmu yang telah berpaling

*Disini, kembali, kau hadirkan ingatan yang seharusnya ku lupakan…dan ku hancurkan adanya...

Letih, disini
Ku ingin hilang ingatan

Letih, disini
Ku ingin hilang ingatan

Pergilah bersamanya disana…
Dengan dia yang ada segalanya…

log mw liat profil FBq

http://www.facebook.com/profile.php?id=100000707778517

Friday, July 2, 2010

Mau bikin Mio Bore-up 150cc

Untuk persiapan pertama konsentrasi pada pembesaran ruang bakar ya.
Menurut beberapa yang doyan otak-atik skutik, ada 2 cara yang bisa diakukan agar kapasitas mesin 113,7 cc punya Mio bisa sesuai 150 cc.

Pertama dengan murni menaikkan diameter piston Mio yang standarnya 50 mm. Langkah berikutnya dengan memadukan pembesaran diameter piston dengan memperpanjang langkah.
Pakai Piston 57 mm
Untuk cara pertama, ukuran piston yang bisa dipakai melengserkan standar Mio, yang berdiameter 57 mm. Dengan perhitungan (1/4 x 3,14 x(57)² x 57,9): 1000, maka didapat kapasitas mesin Mio sekarang jadi 147,67 cc.

Menjejalkan piston gede, bikin liner standar juga mesti dirumahkan. Gantinya liner yang sesuai sama piston itu, misal pakai punya Suzuki Thunder 125.

Selain bawaan Thunder 125, piston Honda GL Neo Tech & Yamaha V-Ixion bisa dipakai buat naikkan cc Mio. Oh ya, enggak hanya boringnya yang mesti diganti saat mengapliaski cara pertama ini.

Khusus pakai piston Thunder dan V-Ixion, penyesuaian pada diameter pin juga mesti dilakukan. Pasalnya bawaan Mio 15 mm dan pin Thunder juga V-Ixion 14 mm.

Perbesar Piston + Naik Stroke
Langkah kedua ini, kombinasi nambah diameter piston dengan menjejalkan yang ukuran 54,5. Sedang buat tambah panjang langkah, ukuran total 6 mm (sesuai aturan maksimal naik stroke) dianggap yang paling pas. Pasalnya bila dimasukkan ke dalam rumus, hasil perkalian dan pembagiannya ketemu kapasitas mesin jadi 148,99 cc.

Dibanding hanya dengan menaikkan kapasitas mesin, pengerjaan pada langkah ke-2 ini lebih lama. “Karena mesti ada prosesi belah mesin buat pasang stroker baru.

Aplikasi ini tak perlu pakai ganti boring, namun penyesuaian pin perlu dilakukan pada beberapa piston yang bisa digunakan. Seperti seher bawaan Yamaha Jupiter dan Kawasaki Kaze yang diameternya 13 mm. Kalau pasangnya piston Suzuki Shogun atau Yamaha Jupiter MX, gak perlu ganti pin.

Saturday, June 26, 2010

Diadakannya sentul dragrace & dragbike seri-2 pada 8/6 mengundang rasa decak kagum buat penunggang Satria F (FU). Sebuah fenomenal rekor 7,847 detik pada lintasan 201 m,karena rekor sebelumnya 8,2 detik sekian. Hebatnya lagi rekor tersebut diraih diatas satria F (FU) yang notabene motorbebek yg bertarung di kelas FFA 4tak s/d 250cc,tak ayal rival2nya adalah motorsport berbagai jenis sampai 250cc,tak usah disebut disitu cbr150 dan racikan racing scorpio pun nongol ikut melahap trek 201m sentul.
Setelah di telusur ternyata Satria F (FU) tuh olah tangan mekanik IJO-IJO R SPEED Gresik, yg sebelumnya pernah menggegerkan gelaran dragbike jawatimur yg pernah podium satu dengan trek time: 8,026 detik pada trek 201m dragbike mojokerto(1/6)
Dan yang lebih menantang lagi mekanik yang menangani Satria F (FU) tuh mengatakan: "Dengan komponen standartnya saja bìsa banyak yang dimainkan, Satria F dengan cdi, karbu, piston dan knalpot misalnya bisa dimaksimalkan hingga waktu buat 201m nya bisa tembus 9,3 dtk". Hebat kan ??!!!



MOJOKERTO - Rencana penyelenggaraan balapan motor drag bike di lintasan Hayam Wuruk Kota Mojokerto besok mendapat respon positif dari sejumlah kalangan. Termasuk dari pengurus KONI setempat. ''Demi pembinaan generasi muda dan pegiat balapan motor, kita mendukung penuh penyelenggaraan kejuaraan drag bike tersebut,'' kata Sutomo, sekretaris KONI Kota Mojokerto.
Animo para generasi muda Mojokerto terhadap balapan motor sendiri menurutnya sangat besar. Hal itu terlihat dari banyaknya kelompok-kelompok balapan. ''Daripada mereka berkembang liar, lebih baik diwadahi diajang positif seperti kejuaraan drag bike,'' ungkapnya.
Sehingga para pecinta balapan motor memiliki media positif untuk menyalurkan bakatnya. Lebih dari itu, mereka juga bisa meraih prestasi setinggi-tingginya. Karena memang ada ajang kompetisi resmi mulai tingkat Kab/Kota sampai nasional.
Hanya saja Sutomo mengaku belum dapat memberi kepastian terkait penyelenggaraan kejuaraan drag bike itu. Pasalnya, pihak KONI belum pernah menerima surat tembusan dari Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jatim selaku penyelenggara kejuaraan tersebut. ''Seharusnya minimal kita diajak koordinasi,'' sesalnya. Tetapi nyatanya, sampai H-2 pelaksanaan kejuaraan kemarin, pihaknya masih belum menerima sekedar surat pemberitahuan sekalipun. ''Kita sudah mendengar rencana kejuaraan drag biketersebut. Dan prinsip sebagai tuan rumah, kita mendukung penuh. Tapi alangkah lebih baik jika kita diajak koordinasi. Apalagi bukan kali ini saja Kota Mojokerto ditempati kejuaraan drag bike,'' paparnya.
Sebelumnya, Kabid IMI Jatim Bambang Haribowo mengatakan, bakal menggelar kejuaraan open tournament di lintasan Hayam Wuruk Kota Mojokerto Minggu (1/11) besok. Kejuaraan itu sengaja diadakan untuk mengisi kevakuman pembalap motor sekaligus persiapan menghadapi kejuaraan nasional pada pertengahan November nanti.
Menurut dia, pembalap ternama Jatim seperti Eko Chodox dan Agus Unyil siap mengikuti kejuaraan dengan total hadiah Rp 47 Juta itu. Mereka mendaftar karena akhir-akhir ini jarang ada kejuaraan untuk mengasah kecepatan mereka.
Panitia menargetkan 300 starter akan turut berpartisipasi dalam even itu. Sebab, ada empat belas kelas yang dilombakan. Di antaranya, 125 cc tune up seeded, 125 cc tune uppemula, 125 cc tune up standar pemula, 110 cc tune up seeded, 110 cc tune up pemula, 110 cc tune up standar pemula. Selain itu, ada kelas baru seperti kelas bebek 4- Tak-150cc. Panitia sengaja menurunkan kelas bebek 150 cc sebab nomor tersebut banyak diminati dalam beberapa kejuaraan.
Jika jadi terlaksana, kejuaraan tersebut akan menjadi balapan drag bike kedua yang terselenggara di Kota Mojokerto tahun ini. Pada awal tahun, di lintasan Benteng Pancasila juga digelar kejuaraan drag bike. Tepatnya pada Minggu (25/1). Ratusan pembalap lokal dan luar kota meramaikan kejuaraan tersebut.
Pembalap nasional berhasil mendominasi persaingan drag bike yang memperebutkan piala Wali Kota Mojokerto tersebut. Dari 15 kelas minus kelas lokal, peraih juara didominasi oleh muka-muka nasional. Beberapa pembalap lokal yang mampu bertengger di daftar juara, hanya bertengger di nomor keempat dan kelima.
Dua pembalap nasional yang cukup energik menyapu jalanan Benteng Pancasila yakni Rizky Unyil dan Eko Chodox. Tak hanya menjuarai di satu kelas, dua pembalap yang sudah mempunyai nama di pentas adu balap itu berhasil menyabet juara di beberapa kelas. Eko Chodox misalnya, pembalap tersebut mampu bertengger di podium juara untuk 10 kelas. Sedangkan Rizky Unyil berhasil mengisi daftar juara di lima kelas. Dari 10 kelas yang menempatkan namanya sebagai juara, Eko Chodox berhasil menjadi jawara di dua kelas. Meliputi kelas bebek 4 tak tune up 150 cc dan kelas sport 2 tak tune up 140 cc. Dari 15 kelas yang dipertandingkan, ada dua kelas lokal. Antara lain, kelas bebek 4 tak tune up 115 cc dan bebek 2 tak standar 116 cc.
Dua pembalap asal Mojokerto yang mampu menempati podium juara bersanding dengan pembalap nasional adalah Mat Ijo Edy Jaya dan Dedy Potex. Mat Ijo Edy Jaya dari team Ijo Edy Jaya, Dedy Potex tanpa mengusung team atau perseorangan.
Sebanyak 15 kelas yang dipertandingkan kala itu meliputi, bebek 4 tak tune up 105 cc pemula, bebek 4 tak tune up 105 cc, bebek 4 tak tune up 115 cc, bebek 4 tak tune up 125 cc dan bebek 4 tak standar 116 cc. Selain itu, juga bebek 2 tak tune up 116 cc, bebek 2 tak tune up 125 cc dan bebek sport 2 tak tune up 140 cc. Serta sport 2 tak 155 cc, sport 4 tak tune up 200 cc dan FFA 2 tag 250 cc. Juga di kelas lokal yakni FFA 4 tak 250 cc dan skutic 200 cc.

Friday, June 25, 2010

my Facebook

Sii Hepii PeNen BaHagia (Happy Rochmawati Dyah Pramesthi)