Saturday, January 9, 2010

The Best Racing Look Miliki Power Besar





Dari berbagai kategori yang diperlombakan ada satu kategori yang banyak diikuti para kontestan Djarum Black Motodify Solo 2009 yang bertempat di Diamond Solo Convention Centre (DSCC). Kategori tersebut adalah Racing Look dimana pada kategori ini hanya diperuntukan motor bebek dan matic yang sudah dimodif model racing dengan mengutamakan showbike only dengan performa luar sebagai penilaian utama. Aliran modifikasi racing look terbatas hanya drag bike dan road race. Pada kelas ini Wahyu Prasetiyo asal Batu, Malang keluar sebagai jawara The Best Racing Look dengan motor Yamaha Mio dengan gaya drag bike.
Sang pemilik ingin merubah Yamaha Mio miliknya
tampak lebih gahar dengan gaya racing namun tetap terlihat cantik. "Saya ingin motor ini dibentuk racing look tapi cantik maksudnya kalau kelas racing itu biasanya cuma mengandalkan potong-potongan bodi tapi kalau ini semua aksesoris dimasukkan agar lebih cantik," ujar Wahyu. Untuk menyelesaikan motor ini membutuhkan waktu selama 2 bulan penggarapannya di

bengkel Gepeng Warrior Jl. Patimura 7 N0. 12 Batu, Malang.




Demi mengejar Thailand style sebagian besar part yang digunakan menggunakan produk TDR asal negeri Gajah Putih. "Saya mau mengangkat TDR semua part pakai TDR, pinging Thailand look-lah," jelasnya. Pada bagian kaki-kaki Mio The Best Racing Look ini mengadopsi fork milik Yoshimura, untuk sistem pengereman part standart di gusur dan diganti piringan cakram milik Ride It yang dijepit Rem cakram Marzocchi dengan kaliper Brembo dan master Brembo. Teromol Trusty mencengkram jari-jari krom pada velg TDR berkelir emas ukuran 17/140. Pada bagian belakang mengadopsi Shock daytona dan teromol standart kastem. Beberapa bagian yang mengalami perubahan seperti rangka standart kastem, kedok depan milik Nouvo Z, fairing bodi standar kastem dan engine cover Mio.

Tidak hanya bagian eksterior yang mengalami perombakan, bagian dapur pacu juga mengalami perubahan yang signifikan. Wahyu mengaku mesin Mio miliknya melonjak sampai 300cc. "Mesin 300 cc, ini memang dipakai buat drag (bike). Mesin sendiri buatan BMS (Bowo Motor Sport)," tegas Wahyu. Bagian yang mengalami perubahan seperti Engine blok yang memakai tipe RRGS, piston scorpio, kruk as stroke 5ml, karburator Keihin 32, intake manifold Koso, pengapian TDR, oil cooler Koso, knalpot Kawahara. Aksesori variasi juga menghiasi motor drag ini seperti semua baut yang diberi kondom, oil cooler, setang jepit, stabiliser setang. Untuk mempermanis tampilan wahyu menggunakan jasa air brush dari Gepeng Warrior dengan menggunakan Cat Sikken.

No comments:

Post a Comment